22 Februari 2009

Facebook oh Facebook

150320094448

Di awal tahun 2009 ini, saya dikejutkan dengan fenomena Facebook (fb). Tiba-tiba mak jegagik, teman-teman di kelas atau bahkan di sekolah saya sudah mempunyai akun fb. Dalam artikel kali ini saya coba mengulas tentang social networking ini yang siapa tahu akan menjatuhkan friendster.


Facebook pada awalnya (menurut buku yang pernah saya baca) di Indonesia digunakan oleh para pelajar yang menuntut ilmu di negeri Paman Sam atau ekspatriat yang menetap di sini. Beberapa tahun kemudian, fb kini digandrungi para remaja di Tanah Air. Ya. Saat saya berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu, saya banyak melihat orang dengan lap di atasnya membuka fb. Kita bisa menyebutnya dampak globalisasi.


Para pengguna fs beralih ke fb mungkin disebabkan karena pepaknya fitur fb dan keamanannya yang lebih baik dari fs. Fitur-fiturnya sih menarik, diantaranya:


scrshot-1

(Tag Photo)


scrshot-3

(Wall/microblogging)


scrshot-4

(Chatting di dalam web)


scrshot-2

(Melihat orang yang online)


Bahkan kita pun tidak ketahuan melihat profile si teman walaupun kita sudah log in.


Sayang, profile di fb tidak dapat diubah-ubah themenya. Sebenarnya ada caranya. Tapi lain kali ya...


Lucunya, biodata di facebook bisa kita isi tahun lahirnyanya di bawah 17 tahun (mis. tahun lahir 1994). Lebih baik kalau saya sarankan jika membuat akun fb, gunakanlah nama asli agar teman-teman Anda tahu. Tidak seperti fs pastinya memakai nama samaran yang namanya nggak jelas.


Melihat antusiasme masyarakat yang menggunakan fb setiap saat, rasanya tak mungkin fb akan jatuh dengan sendirinya. Hanya waktu yang menentukan ^_^

01 Januari 2009

BBK

Wah, memang. Saudara saya yang satu ini benar-benar jahil. Ia mengikutkan dirinya dalam ISM. Filmnya tentang BBK (Bahan Bakar Kencing). Aneh dan unik. Semoga bumi ini tudak bau kencing semua. Ha...ha...ha...

23 Desember 2008

Alamat: Rumah Sakit

Pengenalan tertib berlalulintas hendaknya diberikan sejak dini. Tapi, apa yang terjadi bila anak kecil diabaikan dalam berlalulintas, lebih tepatnya dalam berboncengan di motor. Anak kecil duduk tidak normal seperti halnya pengguna sepeda motor pada umumnya. Mungkin, anak kecil ini tidak tahu bila mungkin resikonya sangat fatal. Kemungkinan lain, anak ini terpaksa duduk seperti ini karena sedang tidak mood dengan adiknya. Apalagi, anak kecil ini tidak menggunakan helm.


(Anak kecil yang berani menantang maut di jalanan)


Bahaya yang menimpa anak ini bukan hanya mampir di rumah sakit, tetapi hati orang tuanya akan teriris-iris berkali-kali seperti di iklan undian sebuah bank swasta. Seyogyanya para orang tua mengingatkan anaknya untuk mengerti bahayanya tidak tertib berlalulintas. Anda ingin seperti anak kecil ini? Alamatnya hanya di rumah sakit.

Posting Lama

Tema Blogger oleh Blogcrowds

Baik dilihat dengan Mozilla Firefox v. 3 ke atas