Pemilu semakin dekat. Para kandidat mulai mengkampanyekan dirinya dengan mengumbar berbagai proker (program kerja). Selain mengumbar, para kandidat juga menyebarkan poster, pamflet, dsb. agar masyarakat mau memilihnya. Tetapi, apa yang Anda lakukan bila salah seorang yang tak dikenal tiba-tiba memasang poster tersebut di depan rumah Anda tanpa permisi dan poster tersebut dipasang dengan lem yang sangat kuat? Inilah yang terjadi di rumah si penulis. Poster yang berisi program kerja memurahkan sembako ini tiba-tiba terpasang , tidak tahu siapa yang memasang.

(Poster kampanye yang mengorbankan estetika)
Sang penulis ingin poster tersebut terlepas dari tembok. Sayang, poster ini pada akhirnya membekas ketika dilepas.

(Tembok pun kini menjadi kotor)
Hendaknya tulisan ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar suatu saat jika kita berkampanye tidak mengorbankan estetika rumah orang dan tidak merugikan siapapun. Wahai pemasang poster, kamu jangan mau uangnya saja untuk mengotori rumahku ini. Awas jika terulang lagi....


Poskan Komentar
Silahkan berkomentar mengenai posting ini. Komentar Anda akan saya balas secepatnya.
Please comment about this posting. Your comment will be reply as soon as possible.